Video Trending



loading...
Judul:TGB Dukung Jokowi? SIMAK ! Anda Akan Menangis & Tak Akan Lagi Menghujat Tuan Guru Bajang
Durasi:00:05:01
Dilihat:217,535x
Diterbitkan:06 Juli 2018
Sumber:Youtube
Suka Ini ?:

Gubernur NTB Dr TGH Muhammad Zainul Majdi Atau Tuan Guru Bajang (TGB), Ramai Menjadi Perbincangan Lantaran Keputusannya Mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Dua Periode Di Pilpres 2019

Tak Sedikit Yg Menanyakan Keputusan TGB Mendukung Jokowi, Sebagian Bahkan Memberi Hujatan Kepada TGB Lantaran Mendukung Jokowi Dua Periode

Merespon Pertanyaan Dan Hujatan Yg Disematkan Kepadanya
Akhirnya Tgb Buka Suara

"Apa aset kita yang tidak terlihat sebagai bangsa? Aset yang tidak terlihat itu adalah persaudaraan dan persatuan kita sebagai bangsa. Kita ini bersaudara. Apakah bapak-bapak berani mengatakan bahwa anda adalah yang haq, sementara lawan politik adalah yang bathil seperti kafir Quraisy? Siapa yang berani? Kalau saya tidak berani. . .

Siapapun yang mendengar ucapan saya ini, tokoh-tokoh, guru-guru yang saya muliakan. Tolong berhentilah berkontestasi politik dengan mengutip ayat-ayat perang dalam Al-Qur’an. Kita tidak sedang berperang. Kita ini satu bangsa. Saling mengisi dalam kebaikan...

Menu
TGB Akhirnya Buka Suara Terkait Dukung Jokowi, Unggahan Video di Instagram Ini Jadi Renungan
Jumat, 6 Juli 2018 22:55




tgb-dan-jokowi_20180706_225022.jpg

BANGKAPOS.COM -- Nama Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr TGH Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) ramai menjadi perbincangan lantaran keputusannya untuk mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 mendatang.

Keputusan tersebut mengagetkan bagi sebagian orang.

Tak sedikit yang kemudian mempertanyakan alasan TGB mendukung Jokowi.

Sebagian bahkan memberikan hujatan kepada TGB atas keputusannya tersebut.


Meresposn pertanyaan dan hujatan yang dialamatkan kepadanya, TGB akhirnya buka suara.

Baca: Diam-diam Veronica Tan Mau Dijadikan Istri Pengusaha Kaya Raya Ini, Balon Pengganti Jokowi

Baca: Anji Tiba-tiba Tanya Kenapa Tak Nyanyi Bareng Raffi, Nagita: Suami Nyanyi di Tempat Lain

Ia mengunggah sebuah video di akun Instagramnya, @tuangurubajang, Jumat (6/7/2018) malam.

Dalam video itu, ia meminta tidak menggunakan ayat-ayat perang dalam Alquran untuk urusan kontestasi politik.

"Apa aset kita yang tidak terlihat sebagai bangsa? Aset yang tidak terlihat itu adalah persaudaraan dan persatuan kita sebagai bangsa. Kita ini bersaudara. Apakah bapak-bapak berani mengatakan bahwa anda adalah yang haq, sementara lawan politik adalah yang bathil seperti kafir Quraisy? Siapa yang berani? Kalau saya tidak berani. . .

Siapapun yang mendengar ucapan saya ini, tokoh-tokoh, guru-guru yang saya muliakan. Tolong berhentilah berkontestasi politik dengan mengutip ayat-ayat perang dalam Al-Qur’an. Kita tidak sedang berperang. Kita ini satu bangsa. Saling mengisi dalam kebaikan. . .

Baca: Mata Ardi Bakrie Genit ke Wanita Lain, Putri Nia Ramadhani: No Papa, Dont Look at Another Girl

Baca: Bikin Sakit Hati, Hubungan Kate & Meghan Memanas, Ratu Elizabeth II Beri Dukungan ke 1 Cucu Menantu

Kalau kita berkontestasi politik atau apapun, letakkan itu dalam “fastabiqul khoirot". Letakkan itu dalam “lita’arafu”. Beda-beda gagasan, semangatnya adalah untuk ta’aruf, saling mengisi dan saling belajar. Siapa yang bisa menyelesaikan masalah Indonesia sendirian? Hanya bisa dilakukan jika kita semua bersama-sama.

Apa yang kemarin ada di media-media. Saya banyak sekali menerima pertanyaan tentang masalah ini. Tuduhan-tuduhan juga banyak. Hujatan-hujatan juga lebih banyak. Ya tidak apa-apa. Kan kita hidup itu kalau ungkapan para ulama, membuat semua orang senang atau menyenangkan semua orang itu sesuatu yang mustahil. . .

Jadi kalau kita mau bikin senang, ya kepada yang menciptakan manusia saja lah. Itu urusannya pasti baik. Kalau kita berusaha mencari ridha dan keridhaan Allah supaya mencintai kita, itu pasti menguntungkan. Tapi kalau kita berepot-repot untuk mencari kecintaan manusia, atau “menjilat” manusia, itu biasanya akan kecewa dan tidak akan membawa kebaikan apa-apa. Wallohu a’lam bishowab,"

BAGIKAN KE TEMAN ANDA


loading...